Romantisme Senja di Pantai Gesing Gunung Kidul

Pantai tak hanya indah di pagi hari, tetapi ketika senja ternyata romantis juga. Pantai itu adalah Pantai Gesing, Gunung Kidul, Yogyakarta. Pantai dengan sejuta pesona keindahan yang tak pernah bosan untuk dikunjungi. Seperti apa pantainya?

Ingin menikmati sesuatu yang baru, ku putuskan untuk ngabuburit di pantai. Iya, aku mah anaknya anti-mainstream, ngabuburit bukannya jalan-jalan ke Malioboro malah ke Pantai Gesing.

Kenapa pilihannya Pantai Gesing? Iya, aku ke sini bahkan udah hampir 4x dan nggak pernah bosan. Pertama kali ketika senja, tapi saat itu suasananya nggak terlalu menyenangkan. Selanjutnya ku putuskan untuk siang hari dan wow! indah banget. Tapi bukan Beta namanya, kalo nggak penasaran dengan efek senja pantai.

Nah, akhirnya ngabuburit juga ke Pantai Gesing. Serunya kalo ke pantai pas puasa itu adalah SEPI BANGET! serasa kayak private beach. Lalu lokasi persinya dimana nih Pantai? Pantai Gesing letaknya di Desa Girikarto, Kec. Panggang, Gunung Kidul, Yogyakarta. Selain itu kita bisa lewat jalur Parangtritis atau Imogiri. Tinggal pilih aja, semuanya menarik jalannya, iya tetep naik turun melewati perbukitan. Ceileh.

Rute Pantai Gesing ini nggak sendirian, kamu bisa juga ke pantai sekitarnya seperti Pantai Woh Kudu dan Pantai Kesirat (Dua pantai favoritku karena lokasinya dekat dengan kota Jogja dan pasir putih. Hohoho). Sebelum ke Pantai Gesing, kita juga dimanjakan wisata lain seperti Teras Kaca.

Oh iya, karena jalannya sempit, sebaiknya naik motor biar bisa lincah. Tapi mobil bisa juga sih cuman ya harus lihai ya, melewati jalan meliuk-liuk menuju pantai.

Mari kita mulai penjelajahan kali ini! Karena parkir motornya di atas, aku menuruni aspal dengan jalan kaki menuju pantai. Sesampainya di bawah, terhampr kapal-kapal nelayan yang berlabuh di pinggir pantai. Kebanyakan kapal berwarna biru mencolok mata. Kenapa warna biru? Ada yang tahu? Hehehe.

Sore itu, ombak mulai meninggi tetapi tetap aman untuk bermain di pinggir pantai. Apalagi pasirnya itu lho gemes banget, iya, pasir putih dong. Cuman karena tempat berlabuh kapal, agak sedikit kotor oleh sampah bangkai ikan atau buah kelapa. Kadang ada ranting-ranting juga.

Nggak perlu khawatir, pengunjung bisa bersantai di pinggir pantai atau berenang. Berhubung lagi puasa, aku cuman main aja dari ujung ke ujung. Ala-ala berjalan di stpinggir pantai untuk mengambil stock footage video vlog aku. Hohoho. Trus heboh, ketika ombak datang menghantam kaki.

Senja itu dientik dengan melow, cocok banget kalo ingin menggalau ria. Ternyata, menanti senja di Pantai Gesing, nggak se-menyebalkan kala itu. Kini aku menjejaki lagi tempat ini untuk membuat pengalaman indah.

Ketika kita memberikan energi positif kepada alam semesta, nggak kita sadari, alam pun akan menarik energi dan melepaskan energi positif untuk kita nikmati. Buktinya, saat ini aku menikmati pemandangan yang lebih indah. Seakan-akan alam memberikan pemandangan terbaiknya untuk kunikmati.

Oke, cukup buat ber-melow ria, saatnya untuk nge-vlog! Hahaha. Yang bikin bahagia lainnya adalah karena kondisi pantai yang sepi, aku jadi bebas bisa ngevlog tanpa bocor sana sini. Senangnya \^^/. Oia, sekarang aku pakai Sony RX0 untuk ngevlog, kamera kecil yang nggak makan tempat. Trus nggak takut kena air laut karena kameranya juga tahan air. Jadi cocok buat nemenin aku kalo jalan-jalan meng-explore alam.

Di Pantai Gesing, ada spot batu karang paling pojok. Kalo pagi, ombaknya nggak terlalu tinggi jadi bisa renang-renang tipis di sini. Atau nyari ikan kecil-kecil di sini. Karena ada semacam kolam kecil buat berendam kalo ombaknya nggak tinggi.

Setelah puas jalan-jalan di pinggir pantai. Yuk ikut aku mengexplore bagian atas tebing. Di atas nggak kalah menarik lho! Bahkan ada tempat terbaik, sebuah gazebo yang cocok untuk menikmati sunset bersama pasangan kamu. Ulalalala.

Ada tangga khusus buat menuju ke spot atas. Jadi nggak perlu keluar pantai dan berjalan mengikuti jalanan ber-aspal. Ada spot foto yang menarik perhatianku. Seperti spot kapal kayu atau tulisan “Gesing Beach”. So, kita bisa foto-foto di sini sepuasnya. Tapi jangan lupa buat bayar Rp 5.000 per spot ya. Itung-itung buat maintenance tempat fotonya. Toh kita nggak setiap minggu ke sini 🙂

Setelah puas foto-foto di sini, aku akan melanjutkan ke spot ter-romantis di Pantai Gesing sekalian pesan makan untuk buka puasa. Waktu sudah hampir menujukkan pukul 17.32 WIB. Seperti apa sih spot favoritnya Beta? Iya, sebuah gazebo yang menghadap ke laut dan tebing indah.

Bahkan aku speechless dong, ketika sampai atas, aku dikasih pemandangan yang menakjubkan. First time cuy! Ngelihat bulan sejelas itu dan menampakkan dirinya dibalik tebing dan segera ingin mengudara di malam hari (tapi sayangnya kameraku nggak bisa motret jelas karena nggak ada zoomnya wkwkwkw). Nggak papa, yang penting sudah terekam dimemori otak.

Bayangkan warna langit di foto ini. Ini sebelah kanan warna langitnya orange pink abu kayak gini dan sisi lainnya adalah warna biru abu dengan bulan purnama yang indah. Ke-romantis-an apa yang bisa mengalahkan moment ini? :p

Selanjutnya ku menuju warung makan langganan di bawah untuk mencicipi cumi goreng dan ikan bakar yang nikmat banget rasanya. Dari segi harga juga nggak terlalu mahal. Maknyoos. Kayak gimana wujud makanan lezatnya? Tonton vlog-ku sampai akhir ya di sini

Oia, karena sambil buka puasa, otomatis pulangnya bakal gelap banget di jalan. Agak was-was sih. Cuman kata penjaga setempat, aman kok, dan disarankan untuk lewat jalur Imogiri aja (karena lebih rame melewati rumah penduduk) dibanding jalur Parangtritis. Dan selama perjalanan aku nggak takut sama sekali karena bulan purnama yang bersinar terang menemani langkahku menembus kegelapan.

Pantai Jogja mana lagi ya yang bisa aku kunjungi? Comment ya dikolom komentar rekomendasi kamu 🙂

Salam Ceria,

4 Spot Keren di Pantai Kesirat Gunung Kidul

Pantai Kesirat Gunung Kidul bisa jadi pilihan untuk me-refresh pikiran yang penat. Pemandangan indah seakan membuyarkan semua masalah kehidupan. Seperti apa wisata pantai Jogja?

Yogyakarta selalu dipenuhi kenangan indah yang nggak bisa ditinggalkan. Apalagi wisata alamnya yang menjadi daya tarik kota pelajar ini. Banyak tempat yang bisa kita explorasi, salah satunya Pantai Kesirat, Gunung Kidul.

Seakan-akan alam semesta merestui untuk menikmati pantai yang indah di daerah Gunung Kidul. Pantai dengan pasir putih, laut yang biru dan langit yang cerah. Pagi itu aku melaju dari pusat kota Jogja menuju Pantai Kesirat sekitar 1,5 jam. Akses menuju ke sana juga udah bagus, jalan beraspal mulus dengan rute naik turun gunung.

Pantai ini buka 24 jam, biasanya banyak yang nge-camp di sini karena pantainya nggak terlalu ramai. Bisa buat ‘me time’ atau mencari inspirasi di sini. Lokasi pantai ini di Desa Girikarto, Panggang, Gunung Kidul. Tiket masuknya juga nggak semahal pantai lainnya, sekitar Rp 5.000 per orang dan motor Rp 2.000.

Bedanya dengan pantai lain, Pantai Kesirat ini letaknya di atas tebing, jadi kita hanya bisa menikmati laut dari atas. Nggak bisa main-main ala-ala di pasir gitu. Nah, ini yang bikin daya tarik Pantai Kesirat.

Di sini juga orang-nya ramah-ramah, bahkan ada ibu-ibu yang nyuruh aku foto di bunga hasil berkebunnya. Mungkin karena ngelihat aku seimut bunga-nya kali ya (huahaha Pe-De abis!)

Ada 4 spot keren yang bisa kamu nikmati di Pantai Kesirat. Apa saja? Simak di sini ya!

Foto Ala Titanic di Kapal Kayu

Lokasi ini ada di pintu masuk ketika kamu berjalan menuju Pantai Kesirat. Dia ada di sebelah kiri dan agak menjorok ke bibir tebing. Di awal menjelajah, kamu udah disambut dengan pemandangan indah seperti ini. Nikmat Tuhan mana yang kau dustakan, wahai para pembaca? Hehehe.

Oh ya, aku ke sini sekitar pukul 08.00 pagi karena nggak terlalu terik dan bisa dapat pemandangan yang kece badai. Trus nggak terlalu ramai, karena orang-orang yang kemping udah pada balik.

Pemandangan Negeri Dongeng dengan Barisan Bukit

Nggak perlu jauh-jauh keluar Pulau Jawa buat dapetin pemandangan indah seperti ini. Made in Jogja nih! Beruntung banget aku bisa ke sini di saat perbukitannya sedang ranum warnanya. Padanan warna yang ideal.

Bahagia itu sederhana. Se-sederhana melihat pemandangan hijau dan biru yang bersanding melebur memanjakan indra penglihatan ini. Uwooo, rasanya pengen tinggal di sini barang seminggu (lalu muka dan badan gosong, padahal di sini cuman beberapa jam, langsung gosong hahaha).

Trus kamu juga bisa foto di icon pohon yang biasanya buat foto-foto instagram-mu. Seperti ini

Tempat Pemancingan Favorit Bernama Rock Fishing

Tuh kan, di Pantai Kesirat ini letaknya unik, di atas batu karang dan tebing. Kita hanya bisa menikmati dari atas bukitnya. Nah di seberang aku itu, tempat favorit buat orang-orang mancing. Bahkan pancingan mereka udah canggih lho, macam program Mancing Mania di TV.

Aku pun penasaran dan naik ke bukit itu (walopun jalurnya agak ekstrim ngelewatin semak-semak tinggi) tapi bagus banget pas nyampe atas, bisa melihat awan kinton. Hehehe.

Terakhir, Berteduh di Rumah Joglo Atas Bukit

Kita harus menanjak lagi sampai ke atas untuk bisa mampir ke rumah Joglo ini. Kalo ku lihat, rumah ini dulunya beroperasi, tapi mungkin karena suatu hal (entahlah aku tak tahu) jadi kosong dan nggak terawat. Bisa jadi dulu ini buat tempat jualan.

Biar nggak penasaran kayak apa Pantai Kesirat secara live? Tonton vlog dengan informasi lebih lengkap di sini (jangan lupa di-subscribe ya :p)

Libur lebaran ini pada kemana nih? Share yuk tujuan wisata kalian di kolom komentar 🙂

Salam Ceria,