Sudahkah Bersyukur Hari Ini?

Sudahkah bersyukur hari ini?
Menatap hidup penuh rasa optimis
Menerima takdir yang sudah tergaris
Menyongsong masa depan dengan senyum manis

Apa yang kau keluhkan selama ini?
Hidup yang mengambang?
Harta yang selalu kurang?
Keluarga yang tak harmonis?
Percintaan yang membuat pesimis?
Apa yang kau keluhkann kini?

Apa keluhmu menjadi solusi masalahmu?
Apa ketakutanmu menjadi pondasi masalahmu?
Apa kekhawatiranmu menjadi selimut masalahmu?

Tuhan tlah menggariskan jalan hidupmu, apapun itu
Tuhan tlah menyiapkan cerita indah dalam hidupmu
Apakah kau mampu untuk bersabar menerima bingkisan cantik ini?
Apakah kau mampu untuk bersyukur pada setiap kejadian yang menghampiri?

Tiap manusia punya cerita masing-masing
Apa yang kau pusingkan?
Dia lebih bahagia? Dia lebih beruntung? Dia lebih dari segalanya?
Kau tau ujian apa yang dia terima?
Sampai membuat dirinya sekuat baja

Dan kini dirimu menerima ujian indah ini
Mampukah dirimu sabar?
Mamlukah dirimu bersyukur?
Hingga akhirnya kamu akan lebih bahagia

 

Madiun, 9 April 2018. Pukul 08.00

Rindu Gunung atau Rindu Kamu?

Waktu tak dapat diputar
Waktu tak dapat diulur
Berjalan tanpa rencana
Menjelma bagai gembala

Wahai Gunung, kau terpampang bagai kidung
Menyapa lembut disetiap sudut
Kicauan burung, deru serangga hutan berdendang
Aroma tanah, desiran angin membelah

Ingin ku kunci waktu saat ini
Biarlah aku menikmatinya hingga membeku
Ingin ku ulang setiap langkah
Biarlah aku merasakan segar air dari hulu

Penat yang memekat hilang bersama kabut
Gelisah yang membuncah menguap
Dan kau pun datang mengulur rasa yang tak terukur
Kau buat hati ini menderu sedan

Wahai Gunung, kau penghilang dahaga hati yang gersang
Kau biarkan dia menyemaikan rindu
Kau ajarkan dia menanam perhatian
Kau buat dia mengukir cerita bersamaku

Pada akhirnya, kini rindu yang menyisa
Hanya rindu yang terus menderu
Tanpa ada muara yang menjadi persinggahan
Apakah aku rindu gunung atau rindu kamu?

 

Madiun, 4 April 2018. Pukul 13.39

Cinematic Video : Banda Neira Sampai Jadi Debu

Selamanya, sampai kita tua, sampai jadi debu. Ku di liang yang satu, ku disebelahmu. Cuplikan lirik dari Banda Neira yang selalu membuat hati bergetar.

Semua lagu-lagu yang dinyanyikan Banda Neira selalu bikin hati bergetar dan bulu roma bergidik. Entah kenapa tiap liriknya itu pas banget untuk menikmati hidup yang penuh dengan lika liku permasalahannya. Setelah mendengarkan liriknya, pikiran jadi lebih tenang. Aku memilih lagu “Sampai Jadi Debu” untuk eksperimen pertama video cinematic yang aku bikin.

Oke, ngomong-ngomong tentang Cinematic Video, udah dari lama pengin banget bikin video kayak gini. Cuman belum menemukan partner yang pas (tentunya yang sabar dan yang bisa diajak ngakak bareng, hahahaha). Akhirnya ketemu temen yang bisa memenuhi ekspektasiku dengan konsep yang bisa dibilang tahu bulet digoreng dadakan.

Liriknya :

Badai Tuan telah berlalu
Salahkah ku menuntut mesra?
Tiap pagi menjelang
Kau di sampingku
Ku aman ada bersamamu

Selamanya
Sampai kita tua
Sampai jadi debu
Ku di liang yang satu
Ku di sebelahmu

Badai Puan telah berlalu
Salahkah ku menuntut mesra?
Tiap taufan menyerang
Kau di sampingku
Kau aman ada bersamaku

Selamanya
Sampai kita tua
Sampai jadi debu
Ku di liang yang satu
Ku di sebelahmu

***

Aku membuat konsep yang berbeda, dimana ketika lirik tersebut dilihat dari dua sejoli yang akhirnya bertemu. Di sini aku ingin memperlihatkan perjuangan seseorang yang tetap bertahan dalam kesendirian untuk menemukan pasangan yang tepat. Dia menjelajah waktu dan tempat, menikmati setiap proses hingga menjadikannya dewasa. Lalu disuatu momen akhirnya dia menyadari, hal yang utama adalah bisa mencintai dan menerima diri sendiri, barulah ia bahagia.

Dan lokasi yang pas dengan penggabaran ini adalah Gunung Batu Lembang. Ya… ternyata susah juga mencari gunung yang nggak terlalu tinggi ini. Kita harus masuk ke perumahan, lalu pakai acara nyasar dulu. Dan setelah bertanya dengan warga sekitar, ternyata gunungnya ada di depan kami (padahal kami sudah lewat hampir 3x)

Jalur masuknya kita melewati jalan setapak menuju perkebunan, kalau naik mobil harus diparkir di bawah karena hanya bisa dilewati pejalan kaki, sepeda, dan motor. Lalu kita akan mendaki sekitar 10-15 menit. Ada dua jalur, jalur esktrim bebatuan atau jalur landai tanah basah. Hal yang nggak terlupakan adalah temenku kena ulet bulu pas videoin dari semak-semak (hiks, maaf ya, jadi bentol-bentol dikecup ulet bulu, hehehe).

Akhirnya jadilah video cinematic ini. Selamat menikmati!

 

Salam Ceria,

Ujian Itu Datang Atas Nama Cinta

Semarak awan bertebaran di langit yang membiru
Cerah bagai mentari yang bahagia menampakkan sinarnya
Raut cerita terpancar dari wajah mungilnya
Kasih sayang dan perhatian bertaburan bagai bintang di malam hari

Tawa yang membawa sebuah harapan berupa cinta
Harapan yang membawa sebuah permohonan berupa doa
Terpanjat setiap hari tanpa henti memohon pada Sang Illahi
Biarlah kebahagiaan ini terus mengalir bagai sungai arus liar

Gemuruk petir menyambar di tengah badai dasyat
Cerah hati menjadi gundah gulana
Tak pernah terbersit bahwa alam tak pernah mendukung
Angin kencang membuncah menerpa

Bagai duri yang tertinggal di dada, perih menusuk hingga mati rasa
Beginilah jika sebuah ujian itu harus datang atas nama cinta
Mengalahkan logika, membolak balikkan perasaan haru
Mungkin inilah yang terbaik, Tuhan sedang rindu padamu

Depok, pukul 23.48 WIB sambil ndengerin “Somewhere Only We Know” – Keane. Bahwa tak selamanya cinta itu indah bagai drama korea, bahwa cinta itu juga tak selamanya menyedihkan bagai sinetron Indonesia

Ketika Bahagia itu Datang

Ketika kebahagiaan itu datang lewat rasa
Hati bertaut tanpa mengharap balasan
Perasaan pun tak dapat terucap oleh kata
Hanya senyum simpul menghiasi wajah

Beginikah kerja sebuah rasa bahagia?
Tapi tetap ingin berjuang walau abu-abu akhirnya
Antara indah dalam damai atau menyayat dalam ketidakpastian
Biarlah berjalan seiring waktu saja, jangan melawan takdir
Karena bahagia itu sebuah pengorbanan
Ya, membuat orang lain bahagia adalah hakikat kebahagiaan sejati

Depok, pukul 10.15 WIB, ketika beberapa hari merasa diaduk perasaan antara keraguan dan berasumsi kebahagiaan itu akan sirna, ternyata bahagia itu tetap ada.

Un Un Un Totemo Daisuki Doraemon

Setelah beberapa bulan menantikan 100 Doraemon Expo tiba di Indonesia, akhirnya saat-saat itu datang juga, bisa mengunjungi karakter animasi kesukaanku. Walaupun lokasi jauh diujung Jakarta, soalnya tinggal di Depok, nah kalo naik motor ke Ancol, itu cuman lurus aja sampe bego, karena gak perlu belok-belok. Hehehe.

100 Doraemon Expo berlokasi di Ancol Beach Mall, kalo masuk lebih baik lewat pintu timur lebih dekat. Paling ujung dekat Segarra Ancol. Doraemon Expo-nya ada di dalam mall lantai 2, jadi nggak perlu takut kepanasan dan kehujanan ya 🙂 Sediakan Rp 90,000 untuk membeli tiket masuknya dan bisa juga dibeli di Alfamidi atau Lawson.

Saat memasuki pintu utama, kita disuguhkan berbagai aksesoris Doraemon mulai dari tempat makan, peralatan sekolah, peralatan tidur-mandi, kacamata berbentuk angka 100, sampai makanan dan minuman Doraemon.

DSC_0435

DSC_0446

DSC_0451

Jadi dulunya Doraemon itu berwarna kuning dan punya kuping lho, trus karena penemu yang bikin robot Doraemon minta bantuan tikut buat nyopotin kuping-kupingnya. Tapi oleh si tikut disalah artikan dan dimakan kupingnya sampai tak bersisa. Nah, itu alasan Doraemon paling takut sama tikut.

DSC_0456

Gara-gara Doraemon sedih dan nangis-nya nggak udah-udah, akhirnya cat kuningnya luntur hingga doi berwarna Biru. Cup..cup..cup.. come to Mama, Doraemon :p Hehehe.

DSC_0464

DSC_0478

Tadaaa… selamat datang di 100 Doraemon Secret Gadget Expo! Yuk kita lewati mesin waktu sama Doraemon dan kita lihat selanjutnya bakal ada apa ya? Hohoho. Penasaran? Yuk simak foto selanjutnya 😀

DSC_0497

doraemon-1

 

Yeay! Ada 100 Doraemon lho di sini dari berbagai macam ekspresi dan alat yang ada di dalam kantong ajaib-nya. Jadi pengen bawa pulang satu, tapi karena setelah ini bakal ada pameran lagi di Pontianak dan Surabaya, alhasil mengurungkan niat dan sebenernya emang gak boleh. Huehehe.

DSC_0500

DSC_0525

DSC_0531

Lanjut ke gerbang berikutnya dan terkejutlah aku, karena ada gerbang pelaminan. Hah? Ha? Siapa nih yang nikah? Saat memasuki gerbang tersebut disuguhkan kue pernikahan yang lezat sekali, kelihatannya. Dan ternyata yang nikah adalah Nobita! Yang udah nonton filmnya “Standy By Me Doraemon” pastinya tau dong, kalo Nobita ngelamar Sizuka dan Sizuka mauu!

DSC_0546

DSC_0552

DSC_0564 Continue reading

明けましておめでとうございます : The Beginning – One OK Rock

Akemashite Omedetou Gozaimasu, Minnasan! Happy New Year 2015!

Tahun baru ini memang nggak semeriah tahun kemarin, pasalnya tahun lalu ortu dan sodara pada main ke Jakarta, jadi seru bisa jalan-jalan bareng. Kalo tahun 2015, cuman di kosan aja, nonton dvd sambil internetan, karena memang nggak bisa pulang. Nasib anak perantauan.

Tahun 2015 ini menantikan film Rurouni Kenshin : The Legend End. Belum ada dvd bajakan ataun downloadan di website. Ya… Oktober 2014 kemarin ketinggalan nggak sempat nonton di Blitzmegaplex karena lagi dikejar-kejar deadline kerjaan. Akhirnya bikin ke-kepo-an diri sendiri menantikan film itu.

Salah satu soundtrack dari film Rurouni Kenshin yang bikin makin cinta, judulnya The Beginning. Bener-bener menggambarkan karakter relationship antara Kenshin dan Kaoru. Dari dulu seneng banget ngikutin komiknya, e… pas dibikin film makin suka!

edd7c93bb77cdb45866b75f5c9b06128

1517548b0575355d4b57641eafe8cbb0

70fdec2f264989b24d633075bc4ddf73

Biar nggak penasaran sama liriknya “The Beginning – One OK Rock”, yuk melipir ke bawah :

Just give me a reason
To keep my heart beating
Don’t worry it’s safe right here in my arms
As the world falls apart around us
All we can do is hold on, hold on

Take my hand
And bring me back

I risk everything if it’s for you
I whisper into the night
Telling me it’s not my time and don’t give up
I’ve never stood up before this time
Demo yuzurenai mono itta kono te wo hanasanai

So stand up, stand up (Just gotta keep on running)
Wake up, wake up (Just tell me how I can)
Never give up
Kuru wa shimi hodo setsunai

Just tell me why baby
They might call me crazy
For saying I’d fight until there is no more
Urei wo fukunda senkougankou wa kankakiteki shoudou
Blinded, I can’t see the end
So where do I begin?

Say another word, I can’t hear you
The silence between us
Nanimo nai you ni utsuteru dake
I take this chance that I make you mine
Tada kakusenai mono kattate yori misekakete

So stand up, stand up (Just gotta keep on running)
Wake up, wake up (Just tell me how I can)
Never give up
Kanashimi to setsunasa

Just give me a reason
To keep my heart beating
Don’t worry it’s safe right here in my arms
Kudakete naide saite jita kono omoi wa
So blinded I can’t see the end

Look how far we made it
The pain i can’t escape it
Kono mamajya mada owarase koto wa dekinai deshou
Nando kutabarisou demo kuchi hateyou tomo owariwanaisa
So where do I begin?

Nigirishimeta ushinawanu youni to
Te wo hirogereba koboreochisou de
Ushinau mono nado nakatta hibino dasei wo sutete…kimi wo

Just tell me why baby
They might call me crazy
For saying I’d fight until there is no more
Fureri ukanda senkougankou wa kangakiteki shoudou
Blinded, I can’t see the end

Look how far we made it
The pain i can’t escape it
Kono mamajya mada owaraseru koto wa dekinai deshou
Nando kutabarisou demo kuchi hateyou tomo owariwanaisa
It finally begins…

Inti dari lirik lagu ini menggambarkan tentang kegigihan Kenshin melindungi cintanya Kaoru. Ketika dunia jatuh berantakan, Kenshin meyakinkan Kaoru kalau dia akan aman bersamanya dan hal yang bisa dilakukan berpegangan erat. Kenshin akan mempertaruhkan jiwa dan raganya untuk melindungi Kaoru, dan tak ada kata menyerah apalagi melepaskan genggaman tangan Kaoru.

06c643661148cbd186cb7daa01bb4d03

5c801af63be7f99f174288f61eb6d7c9 Continue reading

Cinta itu …

Nggak tau nih, ada angin apa lagi seneng ngomongin cinta. Padahal udah lama banget nggak ngerasain pedekate lagi sama cowok, curi-curi pandang, lempar senyum, dan akhirnya cuman bisa menyimpan rasa yang susah diungkapkan dengan kata-kata ini di hati. 

Bisa jadi karena aku sedang megang klien brand parfum remaja, jadi untuk mendalami karakter, aku harus membayangkan saat aku mulai suka cowok ketika SMP. What?! Iya, mungkin puber-ku telat ya, aku baru suka cowok pas SMP. Hahaha :p Itu pun juga cuman suka-sukaan, nggak berani nembak. Dan pertama kali ditembak cowok juga pas mau kuliah (lagi-lagi puber telat) Baru berani menerima keseriusan cowok pas udah kerja (ya… kata mama boleh berkomitmen sama cowok kalo udah kerja). Ternyata cinta itu unik. Dulu, ngelihat cowok dan cewek, pasti cewek-nya sering nangis-nangis gak jelas, marah-marah gak jelas, berantem, trus baikan lagi. Tapi ternyata itu yang aku rasakan saat awal-awal jatuh cinta. Tapi sekarang nggak kayak gitu lagi, bisa jadi udah stabil emosi-nya kali ya? 

Cinta itu …. (cinta dalam konteks sesama manusia ya, kalau kepada Sang Pencipta itu hukumnya wajib, melebihi cinta pada manusia). Jadi cinta yang aku bahas di sini lebih pada sesama manusia. Hal-hal unik yang aku alami dan mengintepretasikan apa itu cinta. 

2747409_20140401050255

Cinta itu …. Kalo di depan teman atau rekan kerja, pasti dia jaim (jaga image), bersikap profesional dan ada batasan-batasan. Bisa jadi bersikap tegas dan cenderung cool. Tapi saat dia bersama kita, entah kenapa kejaiman itu sirna ditelan angin. Mau ngupil atau mau kentut kayak bom atom, masa bodoh. Bahkan hal-hal yang gak bisa dibayangkan, kayak bikin muka lawak atau semacamnya, pokoknya bikin ngakak, sebel, iyuuhh, tapi menyenangkan.

2747409_20140401045647

Cinta itu …. Kalo lagi belanja bulanan, situasi kayak di atas pasti terjadi. Hahaha… Pernah sih mengalami kayak gitu, jadi intinya, cewek itu yang paling bener. Misalnya kayak kita belanja di supermarket, cowok bawain troli, kita jalan duluan di depan, tapi pas cowok gak sengaja nabrak cewek, pasti cewek langsung marah-marah “Duh gimana sih, lihat-lihat dong ada aku, yang ati-ati dong. Blablabla…” pokoknya langsung ngomel seribu bahasa. Tapi kalo giliran cowoknya yang ketabrak troli, tetep yang ngomel-ngomel cewek “Duh, gimana sih jalan yang bener dong, kamu tuh seharusnya di samping aku biar gak ketabrak gini.” Eaa… jadi serba salah kan cowok? Maklumin aja, cewek gitu lho :p

2747409_20140330121725

Cinta itu …. sampai sekarang juga masih. Asyik-asyik nelpon, e… cowoknya udah tidur duluan, lupa kali ya kalo ceweknya lagi ngobrol panjang lebar. Tapi ya beginilah cowok, mari kita maklumin. Namanya juga cinta, kan harus bisa menerima kekurangan dan kelebihan masing-masing pasangannya. Kalo pengen yang perfect sampai kapanpun gak bakal ketemu. 

2747409_20140401045834

Cinta itu …. kadang cowok harus ngertiin apa maunya cewek. Tapi kadang kita nggak mau ngasih tau maunya kita apa, tapi menuntut cowok harus ngerti. Berasa cowok jadi dukun ya? Bisa baca isi hati kita. Kalo gak dituruti atau dingertiin nangis, hahaha… trus cowok jadi serba salah. Sampai sekarang sih, kadang aku juga kayak gitu sih.  Continue reading