Liburan ke Pulau Pramuka Bikin Gak Mau Pulang

Pulau Pramuka bisa jadi destinasi liburan akhir pekanmu atau hanya one day trip juga bisa. Kamu bisa menikmati moment seru dan birunya laut di sana.

Siapa bilang ke Pulau Pramuka nggak bisa sehari PP? Nah, kamu bisa cobain akhir pekan nanti buat jalan-jalan keliling Pulau Pramuka di Kepulauan Seribu, Jakarta. Apalagi kalo udah lelah sama yang namanya kerjaan nggak ada habisnya atau revisi skripsi dari dosen. Tapi bakal lebih puas kalo kamu nginep sih, sebenernya karena laut birunya Pulau Pramuka bikin nggak mau pulang.

Berangkat Pagi dari Pelabuhan Kali Adem, Muara Angka

Naik Kapal dari Pelabuhan Kaliadem, Muara Angke

Saking semangatnya, aku dan 2 temanku berangkat jam 4 pagi dan tentunya kepagian sampai pelabuhan, hehehe. Sesampainya di sana, masih gelap dan sepi. Lalu kita sarapan dulu sambil nunggu konter penjualan tiket dibuka (oiya, bukanya jam 6 ya konter tiketnya). Untuk harga tiket Rp 50.000 ke Pulau Pramuka dan kami naik kapal K.M Albahiro. Kapalnya bersih dan nyaman. Saranku, kamu naiknya di atas aja, biar nggak mual dan bisa foto-foto lucu di atas kapal.

Kalau kamu memutuskan kayak aku, PP Pulau Pramuka – Jakarta, sebaiknya pas sampai lokasi langsung beli tiket pulang. Memang harganya lebih mahal sekitar Rp 100.000 karena naik speed boat menuju Pelabuhan Marina, Ancol. Tapi sebanding-lah dengan waktu tempuh dan fasilitasnya, nggak berasa ombaknya walaupun kenceng ya dan pakai AC lho. Waktu kepulangan pukul 14.30 WIB (jadi kita udah siap pukul 14.00 WIB). Jangan kaget, kalau pas nyampe langsung dikecengin sama mas-mas di sana nawarin tiket pulang atau penginepan.

Susur Bibir Pantai dan Manjakan Birunya Laut

Kapal Kayu Cocok Buat Feed Instagram

Saatnya jalan-jalan keliling Pantai di Pulau Pramuka. Hal yang terucap ketika sampai adalah ngucapin “Subhanallah”, gimana nggak, semua serba biru, cerah, dan memukau. Alhamdulilah pas ke sana dikasih cerah sama Allah, jadi benar-benar seperti lukisan Illahi. Lautnya kehijauan dengan terumbu karang dan ganggang laut yang terlihat kasat mata. Angin sepoi-sepoi menerpa jilbab dan wajah ini.

Birunya Nggak Nyantai Nih. Pengen Nyebur!

Karena niat awalnya memang cuman ‘One Day Trip at Pulau Pramuka’, jadi kami nggak bawa baju ganti. Lalu menyesal karena melihat birunya laut a.k.a pengen langsung nyebur. Hehehe. Ya udah kita keliling aja udah seneng banget kok, apalagi dapet foto-foto kece. Oia, jangan lupa bawa payung atau topi ya, biar muka nggak gosong dan sebelumnya pakai sunblock dulu. Trus yang lagi galau bisa juga nih, duduk di pinggir pantai sambil berendam kaki (tapi nunggu agak sorean aja).

Cobain Telur Gulung Ibu Iin. Enak Deh!

Telur Gulung Bu IIn Wajib Coba

Sesampainya di Pulau Pramuka, waktunya makan siang, tapi berhubung warungnya rame banget dan ada warung sepi tapi nasinya belum mateng, akhirnya kami bertiga jajan telur gulung Bu Iin. Kenapa aku merekomendasikan beliau? Karena telur gulungnya enak banget! Mungkin kalau yang lain bikin beginian lebih banyak airnya, kalau dia nggak takut rugi alias nggak pakai air murni telur. Makanya enak banget. Kalo mampir ke Pulau Pramuka jangan lupa beli di Bu Iin ya, guys!

Menjelajah Pulau Pakai Cano, Boleh Juga Tuh!

Kamu Bisa Sewa Cano Ini Lho

Buat kalian yang bisa main Cano, bisa juga sewa lho. Di sana juga menyewakan olahraga air yang satu ini. Tapi karena aku nggak bisa renang dan nggak bisa naik Cano, jadinya cuman difoto-foto aja. Kalau nggak salah sewa Canonya sekitar Rp 20.000.

Setelah itu kami melanjutkan perjalanan susur pulau kembali (ya, kami benar-benar mengelilingi pulau lho) bahkan melewati sisi lain Pulau Pramuka yang nggak pernah terbayangkan, yaitu tempat pembuangan sampah dan ketemu Kadal raksasa yang kalo lari suara hentakannya kenceng banget (bikin kami panik semua dan lari terbirit-birit). Kamu juga bisa mampir ke Penangkaran Penyu dan Satwa. Kabar gembiranya lagi, nanti Pulau Pramuka bakal ada jembatan keliling hutan bakau, tapi saat ini masih dibangun.

Pemandangan Dermaga di Pulau Pramuka

Spot Kece Buat Merenung di Pulau Pramuka

Spot Kece Buat Merenung

Sebelum pulang, kami menuju dermaga kayu yang bikin kamu tambah takjub sama Pulau Pramuka. Karena dermaga ini perbatana laut dangkal dan dalam. Coba lihat warna lautnya antara biru tua dengan biru muda kehijauan. Di sini angin dan ombaknya kencang sekali, jadi hati-hati ya. Trus di sini juga tempat orang nyobain snorkeling.

Sehari di sini seru banget apalagi kalau kamu punya waktu menginap pasti bakal lebih puas deh. Tapi kalau impulsif pengen refreshing kayak kami bisa cobain one day trip ala Beta. Hehe.

Salam Seru dari Kami Bertiga (Mira, Beta, Fadli)

Buat kamu yang masih penasaran kayak gimana Pulau Pramuka dan kegiatan kami ngapain aja di sana? Tonton juga yuk BetaVlog di sini. Jangan lupa SUBSCRIBE ya 🙂

 

Salam Ceria,

Mencicipi Hidangan Mezza Resto dan Hotel Tour ke Aston Rasuna

Dari kecil aku paling suka makan dan bukan tipe yang susah makan. Selain makan juga hobi motret, jadi perpaduan yang pas kalo ketemu resto atau warung makan dan mengabadikannya dalam balutan lensa kamera. Weekend kemarin, sempat diajak temen blogger-ku datang ke acara “Workshop Tips & Tricks Food Photography”, sempat mendaftar dan lolos seleksi. Mau tau keseruanku belajar food photography, nyobain menu lezat di Mezza Resto, dan jalan-jalan keliling Aston Rasuna? Tonton vlogku yuk di sini. Continue reading “Mencicipi Hidangan Mezza Resto dan Hotel Tour ke Aston Rasuna”

Mendaki Medan Ekstrim di Gunung Batu Jonggol

Bulan Oktober adalah bulannya musim penghujan.
Sehari pasti kita merasakan guyuran hujan dan buat yang ingin mendaki harus selalu waspada. Gunung Batu, Sukamakmur Jonggol, Bogor adalah tujuan utamaku, karena udah lama pengen banget kesana. Terakhir naik bukit itu tahun lalu saat singgah ke Plaihari, Kalsel. Tadinya berpikir Gunung Batu nggak se-ekstrim ini, ya medan landai dan cuman menanjak aja. Tapi? Tapi? Hahaha… unpredictable, walopun udah nonton video-vide referensi.

Tonton bareng bagian mana sih yang paling ekstrim di Gunung Batu Jonggol. Check this out!

Nah ditanjakan dimana bebatuan tinggi sebagai pijakan dan seutas tali tambang. Karena kemiringannya hampir 90 derajat, itu sempat menurunkan nyali buat melanjutkan 2 tanjakan di atas. Saking terjalnya, kanan kiri cuman dibatasi oleh ilalang saja, itu tuh yang bikin deg-degan. Untuk mencapai puncak dibutuhkan waktu setengah sampai satu jam. Kalau aku kemarin hampir 2 jam karena menyakinkan diri terlebih dahulu, huehehehe 😀

l1090285

Yeay! akhirnya sampai puncak! Haha, untungnya kemarin ditolongin sama power ranger, mas-mas pecinta alam yang ngelihat anak bawang ini ketakutan tapi pengen tetep sampai puncak \^_^/ Oia, buat yang parkir dipintu masuk, untuk motor dikenakan biaya Rp 15,000 lalu saat melewati track ke gunung bayar biaya kebersihan Rp 5,000. Continue reading “Mendaki Medan Ekstrim di Gunung Batu Jonggol”

Wahana Menantang di Suroboyo Carnival

Surabaya oh Surabaya….
Terakhir ke sana saat acara sekolah, karena diundang baca puisi acara ESQ. Kesan pertama adalah gerah a.k.a abis mandi bukannya seger malah keringetan. Hehehe. Dan diberi kesempatan mampir ke kota ini tahun ini karena kerjaan dan menyempatkan silaturahmi ke rumah sahabat sekolah.

Penasaran sama Suroboyo Carnival Night Market atau sering disebut Suroboyo Carnival itu mirip kayak Dufan kalo di Jakarta, tapi ini tergolong murah tiket masuknya. Untuk hari biasa Rp 60,000 dan untuk akhir pekan Rp 80,000 dan lansia biayanya hanya Rp 20,000. Di dalamnya banyak banget wahananya dan lumayan lengkap.

Mau tau keseruanku nyobain wahana di Suroboyo Carnival? Cek yuk vlog-ku di bawah ini :

Gimana, seru kan? Kalau berkunjung ke Surabaya, jangan lupa menjelajah Suroboyo Carnival ya. Kalau pengen sepi, kamu bisa cobain dihari kerja, hehehe, kayak aku kemarin. Trus bisa nyobain semua wahana sepuasnya. Tapi didalam ada wahana yang harus bayar lagi seperti Gokart, Tembakan Laser, dll.  Kamu paling suka wahana yang mana nih? Share yuk dikolom komentar di bawah ini 🙂

Wisata Kuliner : SNCTRY dan Cut The Crab

Sebelum mencintai orang lain, cintailah dirimu sendiri.
Ketika kamu masih sendiri, saatnya kamu memanjakan dirimu sebanyak-banyaknya. Kayak jalan-jalan, makan enak, nonton film, nongkrong bareng temen, dan yang paling penting manjain keluarga kamu.

Kali ini aku mau ngebahas tentang wisata kuliner yang bikin lidah bergoyang dan kantong menipis. Kenapa? Karena makanan sehat itu harganya nggak murah kalo di ibu kota lho. Semua serba organik dibuat dari buah dan sayur. Tempat nongkrong gaul yang sehat, di mana tuh? Kamu bisa merapat ke SNCTRY Healthy Bar. Lokasinya di Dharmawangsa, Jaksel (posisinya di samping Plataran persis, tapi tempatnya nyempil gitu 1 komplek sama cafe lain).

L1070476

L1070442

Di sini kamu bisa pilih sarapan sesukamu, tapi pastikan sesuai sama dompet kamu ya, jangan sampai besar pasak daripada tiang. Karena aku suka buah naga, aku pilih Coconut Breeze yang harganya Rp 50,000. Selain itu tempatnya juga kece buat selfie atau nambah koleksi fotomu di instagram. Continue reading “Wisata Kuliner : SNCTRY dan Cut The Crab”

Pacu Andrenalin Naik Paralayang di Puncak Bogor

Weekend + Gajian = Travelling.
Tahun lalu pengen banget naik paralayang, tapi baru kesampaian tahun ini. Karena masih mengumpulkan tekad buat melayang di atas ketinggian 1.000 kaki. Akhirnya aku memberanikan diri buat daftar di antara kerumunan warga Arab yang tinggal di Bogor (soalnya kebanyakan yang ngantri orang Arab, pribumi kayak aku bisa dihitung jari euy). Sesampainya di sana langsung disuguhkan pemandangan yang bikin nggak bisa move, hiks!

L1070242

L1070243

Tadinya sempat ke situ di hari biasa, tapi ternyata kena zonk a.k.a penuh sesak dan nggak bisa ngantri karena udah ditutup. Akhirnya memutuskan weekend subuh berangkat dari Depok. Ya, kepagian sih dan belum ada yang jaga malah.  Continue reading “Pacu Andrenalin Naik Paralayang di Puncak Bogor”