Belajar Bahagia itu Mudah

Banyak orang terjebak pada kata ‘bahagia’. Berharap orang lain bisa membahagiakan dirinya. Atau mungkin ingin membahagiakan semua orang. Tapi kita sendiri lupa, bahwa di dunia ini yang nggak akan pernah bisa adalah “membuat semua orang bahagia”.

Pernah kah kamu mencari kebahagiaan-mu sendiri pada orang lain? 100% pasti akan menjawab pernah. Pernah kamu ketika mencari kebahagiaan pada orang lain berujung kekecewaan? Mungkin hampir sebagian besar menjawab pernah. Itu wajar.

Pernah kah kita bertanya pada diri kita sendiri, apa yang sebenarnya kita cari selama ini? Kebahagiaan seperti apa? Bisa jadi, kita mencari kebahagiaan yang di-create oleh lingkungan kita dengan mengabaikan kebahagiaan yang hakiki dalam diri kita. Kita telah dibentuk oleh lingkungan kita bahkan bisa jadi mengabaikan sisi nurani kita sendiri.

Hal ini mengarah pada ‘kesehatan mental’, karena setiap orang memiliki masalah-nya masing-masing. Nggak bisa disama-ratakan, nggak bisa dibilang masalahku lebih besar darimu, masalah-mu nggak seberapa dibandingkan masalahku. Mental seseorang pun satu sama lain kadarnya berbeda seiring dengan masalah yang dia hadapi pada kehidupannya.

Di sini aku belajar banyak, bahkan hidup itu nggak ada yang sempurna. Bahwa kesuksesan seseorang atau kesejahteraan seseorang itu, pasti punya lika liku kehidupan yang bikin dia bisa ‘strong’. Tapi apa yang kita atau orang lain lihat? Enak ya, dia bisa jalan-jalan terus. Enak ya, dia bisa liburan ke luar negri tiap bulan. Enak ya, dia bisa langsung nemuin jodoh dan nikah trus punya anak. Enak ya, keluarganya asik banget, papah mamahnya bisa diajak nge-gaul. Enak ya, kerjaannya keren banget, gajinya gede dan hidupnya serba bergelimang harta.

Kita terlalu terkungkung pada “kenyinyiran” yang fana ini. Dan itu membuat kesehatan mental kita menurun. Karena hanya terfokus pada hal yang membuat kita stuck pada hal-hal negatif. Bisa jadi kebahagiaanmu diukur dari orang lain, bukan dirimu. Tragis.

Tau kah kamu? Ketika kita sibuk bilang “Enak ya dia bisa gini gitu”. Apakah kita pernah berpikir? Dia bisa seperti itu pasti butuh perjuangan, pasti dia harus merasakan jatuh bangun. Dan kemenangannya adalah tidak memperlihatkan kesedihan atau kegagalannya dimuka umum.

Belajar bahagia itu mudah. Apa yang harus kita lakukan?

  • Berdamailah dengan masa lalu-mu. Mencoba menerima kenyataan dan sadar bahwa kamu hidup di masa sekarang. Ikhlas.
  • Maafkan dirimu dan jangan selalu menyalahkan diri sendiri. Bahwa kita bukan makhluk sempurna, kita tak akan pernah luput dari salah.
  • Sebelum tidur, tulislah list rasa syukur-mu hari ini di dalam buku atau digital note. Mulai dari hal-hal simple.
  • Bangunlah lebih pagi, dan setelah bangun tidur coba berbicara pada diri sendiri bahwa hari ini kamu adalah orang paling bahagia dan beruntung, lakukan hari ini dengan baik.
  • Rutin berolahraga (nggak harus setiap hari, tapi konsisten) misalnya seminggu 3x, tapi rutin dilakukan. Mulai dari jalan pagi keliling kompleks, sepedahan, atau workout di dalam kamar.
  • Biasanya tersenyum, dalam setiap kondisi, bahkan didalam kondisi tertekan atau lagi stress, marah.
  • Makan-makanan yang sehat (perbanyak sayur dan buah), kurangin junkfood.
  • Sering-lah menelepon atau mengobrol dengan orang tua atau saudara, selain mempererat silaturahmi, ridho orang tua akan melapangkan jalanmu.
  • Perbanyak bersedekah atau membantu sesama (bisa dimulai membantu sodara yang membutuhkan) atau bisa menyempatkan waktumu mampir ke Panti Asuhan atau Panti Jompo.
  • Hal yang paling urgent dan semua agama akan menyarankan, mendekatlah pada Sang Pencipta, Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati.

Coba kita lakukan secara konsisten. Hal ini yang sedang aku lakukan, yang terkadang berat tapi Insya Allah, kita bisa menemukan kebahagiaan versi kita. Karena sejatinya bahagia itu kitalah yang menciptakan.

Salam semangat,


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.