Ketika Mengenalmu Pertama Kali

1383943_10202486522427340_2131119946_n

Ketika pertama kali ku mengenalmu

Terpancar kehangatan dari raut wajahmu dan tingkah lakumu

Perhatian dan kasih sayang itu, begitu tulus

Walaupun kita dibedakan suku, ras, status sosial, tapi kita masih diikat oleh keyakinan yang sama

Hati ini tak perlu takut, khawatir, dan gentar

Sakit dan kecewa yang pernah tertancap dalam hingga ke lubuk hati, biarlah tergerus hingga memudar perlahan

Jika kesungguhan hatimu dan perjuanganmu bisa menghapus itu semua

Biarlah air mata ini menangis bahagia

Kesederhanaan ini berarti bila perhatian dan kasih sayangmu selalu terpanjang dari detik ini hingga kita dipisahkan oleh alam

Doa ini terpanjat setiap kubertemu-Nya, biarlah yang lalu berlalu sudah, menatap ke depan tegak berdiri, sampai saat itu tiba, ku melihat dirimu saat pertama kali bertemu

Apa adanya dan tulus ….

Jakarta, 24 Oktober 2013, pukul 16.45,

Ketika udara dingin menyeruak, mawar-mu berdiri kokok di depan mata ini, tak layu tak pudar…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s