Posted in Jejak Pelangi, Opini Sang Pelangi

Menyapa Malam Ramadhan

Assalamualaikum kawan pelangi. Apa kabar nih?

Malem-malem pengen nulis blog, sebenernya dari kemarin, tapi baru kesampaian malam ini. Ya sebelum bobok sambil ngerjain tugas kantor (cieleh.. naik level nih abis jadi mahasiswa, jadi pekerja sekarang). Alhamdulilah ya, kita masih diberi kesempatan buat merasakan udara dan suasana Ramadhan tahun ini. Semoga ke depannya kita selalu diberikan kesehatan, kebahagiaan, kesejahteraan, dan kesuksesan. Amin.

Ngomong-ngomong tentang Ramadhan, apa aja nih persiapan kawan pelangi? Atau saking sibuknya kerja dan kegiatan, jadi biasa-biasa aja nih saat Ramadhan tiba? Ya apapun itu yang penting niat kita satu, lillahita’ala. Identik awal puasa adalah adanya rapat Isbat yang dilakukan menteri dan ulama-ulama. Untungnya tahun ini nggak se-rempong tahun lalu, cepet menentukannya. Dan seperti biasa, puasa-ku selalu duluan. Hehehe πŸ˜€

Sebenernya mau puasa duluan atau belakangan, secara pribadi sih nggak ada masalah ya, yang penting niatnya kan? πŸ™‚ Toh kita masih satu naungan Al-Quran dan Hadist, dan nabi kita sama, Muhammad SAW. Puasa tahun ini ada yang spesial, puasanya bisa lebih dekat dengan seseorang, masih satu kota. Doa tiap sehabis solat adalah jika dia jodohku maka dekatkanlah, tetapi jika bukan jodohku, pisahkanlah dengan cara yang baik dan tidak saling menyakiti. Dan tahun ini doa itu setengah terjawab.

Semoga balasan-balasan sebelumnya, cukup sampai di sini. Memulai dengan yang baru, niat yang tulus, tidak untuk saling menyakiti, dan sama-sama berkomitmen untuk maju dan sukses di masa depan. Biarlah masa lalu itu hanya menjadi masa lalu, kenangan indah atau buruk dijadikan pelajaran bersama. Kita nggak selamanya bisa menjadi anak kecil, hidup itu kayak roda berputar, ada saatnya kita menikmati masa kanak-kanak, ada saatnya kita memikirkan masa depan, berkeluarga, meneruskan keturunan, dan menjadi tua.

Untuk orang-orang yang pernah mengisi hari-hariku dengan kasih sayang, mungkin kita belum berjodoh, semoga setelah puasa, acara pernikahannya lancar ya, semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, warohmah. Insyallah aku mengikhlaskan, dan Allah menggantikan dengan yang lebih baik. Aku menyakini hal itu πŸ™‚

Bagi teman-teman yang puasa besok, aku ucapkan selamat bersiap sahur malam ini. Dan buat yang puasa lusa, selamat menikmati terawih pertama. Walopun ada perbedaan, tapi hati kita tetap menyatu hanya untuk Sang Illahi, Allah SWT. Marhaban ya Ramadhan. Maaf lahir batin ya kawan-kawan. Selalu semangat dan tebarkan energi positif! Ganbatte!

Author:

I enjoy writing, capturing pictures, learning new things and online media. I am a person who always want to increase my knowledge by continue learning, being creative and thinking out of the box, a hard-worker, responsible, full of spirit, cheerful, discipline and committed. Specialties Writing, Blogging, Photography, Online Journalits, Creative Concept, Research, Social Media Planning and Contents, Entrepreunership, Web editorial, Web Content

2 thoughts on “Menyapa Malam Ramadhan

  1. iseng2 browsing, karena besok mau cabut gigi (takut). eh nemu blog yang ini, sepertinya seru untuk dibaca (apalagi cewe :p). unfortunately aku dah alumni blogger hehe …. tapi ya tetep aja masih suka baca2, ujung2nya ya ke blogger jga klo gk ya wordpress deh hehe …..

    duh malah curhat ya, Btw salam kenal ya. Marhaban ya Ramadhan.
    Semoga Amal Ibadah kita semua di Bulan yang Suci kali ini diterima oleh Allah SWT. Aamiin.

    Warm Regards,
    Faidzinn

  2. Untuk orang-orang yang pernah mengisi hari-hariku dengan kasih sayang, mungkin kita belum berjodoh, semoga setelah puasa, acara pernikahannya lancar ya, semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, warohmah. Insyallah aku mengikhlaskan, dan Allah menggantikan dengan yang lebih baik. Aku menyakini hal itu πŸ™‚

    I like your style,,,
    dan ttap optimistis
    untuk selalu melangkah kdepan jgn mnengok masa lalu karena kita tak kan mengulangi masa-masa itu,
    terus semangat untuk mengejar tujuan karna masa depan bukan hayalan tpi suatu tantangan yang mesti kita taklukan,,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s