Posted in Jejak Pelangi, My Knowledge, Opini Sang Pelangi

Awas Perusahaan Bayangan, Jangan Sampai Terperangkap

“Udah kerja dimana?”

Pertanyaan pengancam bagi fresh graduated a.k.a orang yang baru lulus kuliah. Pastinya impian tiap mahasiswa yang baru lulus adalah bisa dapet kerja sesuai dengan keinginan, gaji gede, perusahaan keren, dan bisa sesuai dengan hobi, bakat, dan minat. Hei! Kita boleh bermimpi, tapi nggak semuanya mimpi kita bisa terwujud dengan mudah seperti membalikkan telapak tangan. Allah Maha Adil, Dia mengajak kita buat mengikuti prosesnya dengan usaha yang nggak cuman sekali, tapi bisa berkali-kali. Berbahagialah buat kamu yang abis lulus langsung dapet kerja di tempat keren yang bisa menghargaimu sebagai karyawan yang baik. Tapi kawan, nggak semuanya bisa seperti itu, ada yang beberapa bulan harus pengangguran, ada yang ngikutin test gagal melulu, ada yang emang udah daftar tapi nggak dipanggil-panggil. Nah itu seninya cari kerja J

Buat kawan-kawan Pelangi yang lagi nyari kerja, tetap be smart ya, karena sekarang ini banyak banget perusahaan bayangan yang menipu calon karyawan lugu. Kenapa aku bilang gitu? Karena aku ngeliat langsung waktu nganterin temen cari kerja, perusahaan bayangan yang sebenernya kalo dilogika mereka gak masuk akal banget. Kayak apa sih perusahaan penipu itu? Cek poin-poin di bawah ini ya!

Iklan dengan isi abal-abal

Yup… iklan abal, karena perusahaan yang bagus nggak sembarangan naruh iklan lowongan kerja di sembarang tempat, tapi perusahaan bayangan penipu itu kadang licik, mereka juga masukin juga di website resmi macam Jobstreet gitu, jadi nggak ketauan kalo perusahaan boongan. Trus isi iklannya nggak ada logo perusahaan, alamatnya juga pake “yahoo.com/ gmail.com”, ada CP untuk dihubungi misalnya Bu Eni, Bu Ririn, Pak Joko, dll melalui sms kalau pengen dipanggil langsung. Karena perusahaan beneran nggak sampai kayak gini, kecuali kalau kita udah lolos seleksi administrasi (CV) baru mereka sms atau kirim email ke kita menggunakan email akun resmi perusahaan.

Alamat perusahaan di iklan berbeda dengan kenyataannya.

Di iklan, alamat tertulis X tapi pas udah sampe lokasi berbeda alamatnya, bangunannya juga aneh, nggak seperti kantor, malah kayak rental mobil, kondisinya kumuh, dan sebagainya. Nggak ada nama perusahaannya juga. Alamat yang dicari nggak ketemu, nggak jelas, dan kondisi tempatnya udah bikin ilfeel, please, nggak usah diterusin, mending balik pulang daripada buang-buang waktu dan uangmu, kawan!

Jangan tanda tangan dan bayar!

Yang namanya cari kerja, jangan sampai kita keluar uang sepeserpun kecuali untuk transport ke tempat itu. Saat interview jangan sampe kamu tanda tangan karena itu jebakan, sebab kamu akan disuruh bayar Rp 50.000 – Rp 100.000 apalagi disuruh tanda tangan di atas materai, jadi alasan mereka adalah, biaya administrasi untuk beli materai. Hei! Mana ada materai seharga Rp 50.000???? Anak SD aja tau harga materai 6000. Jangan mau dikibulin sama orang-orang gak bertanggung jawab seperti itu. Tapi kalo kamu udah terlanjut, pasti nanti bakal dapet surat diterima kerja dan harus mengikuti training untuk mendapatkan sertifikat kerja seharga Rp 650.000. Kira-kira ada yang aneh gak? Langsung ketrima kerja??? Disuruh bayar training? Perusahaan yang bener itu kalo ada training kita gak akan disuruh bayar kok, misalnya kayak training di bank, emang kita disuruh bayar? Ini bahkan perusahaannya nggak jelas, katanya dibidang trading, pertambangan, dan sebagainya. Please! Kalo disuruh bayar, tolak tegas dan bilang gak jadi daftar, karena setelah itu kamu udah masuk jebakan mereka.

Buat cowok-cowok yang cari kerja, hati-hati juga, biasanya yang bakal ngewawancarai kamu itu mbak-mbak kantoran berbaju ketat dan rok pendek. Dari kriteria perusahaan bayangan di atas udah jelas kan? Nggak ada yang instan, kawan. Nyari kerja itu nggak semudah buka bungkus chiki, tapi butuh proses dan pengorbanan (waktu, kesabaran, uang). Nggak mungkin banget kamu interview langsung ketrima. Apalagi kita disuruh bayar, heiii… yang butuh karyawan siapa??? Kenapa kita harus bayar? Logikanya gitu aja sih :p

Semoga postingan singkat ini bisa jadi pembelajaran bersama buat kita semua. Cari kerja harus pinter browsing dulu, misalnya nama perusahaannya dulu, ada gak di Google? Kalau nggak ada di website perlu dipertanyakan karena sekarang zamannya digital paling nggak kita harus punya website. Oke buat kawan-kawan Pelangi yang masih lagi nyari kerja, tetap semangat, jangan lupa berdoa dan bersabar, jangan pantang menyerah, selalu cari celah dan peluang. Tapi kalo mentok nggak dapet kerja, apa salahnya kita jadi entrepreuner? Bikin usaha sendiri, lebih seru lho 😀

Author:

I enjoy writing, capturing pictures, learning new things and online media. I am a person who always want to increase my knowledge by continue learning, being creative and thinking out of the box, a hard-worker, responsible, full of spirit, cheerful, discipline and committed. Specialties Writing, Blogging, Photography, Online Journalits, Creative Concept, Research, Social Media Planning and Contents, Entrepreunership, Web editorial, Web Content

2 thoughts on “Awas Perusahaan Bayangan, Jangan Sampai Terperangkap

  1. Benerr banget tuhh informasi nya…
    Kita yang butuh uang, tapi kita yang di mintain uang.
    Aku udah 2 kali kena tipu 😦

    1. Iya hati-hati dengan perusahaan penipu seperti ini.
      Untungnya saya belum pernah kena tipu (amit amit semoga tidak)
      Hal ini bisa dijadikan pembelajaran bersama untuk gak gampang interview di perusahaan abal-abal. Tetap semangat!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s