Posted in Journalits Day 2009

NADIO FLO: Seorang Praktisi Media yang Terjun ke Dunia Sinetron

251020088251Cewek yang bernama lengkap Nadia Flouriana Louisa, sering dipanggil ‘Flo’ lahir di Jakarta, 19 Juli 1984 yang lalu. Dia tinggal di daerah Pejaten, Jakarta Selatan. Hobi yang sering digeluti oleh Flo adalah memasak dan travelling, merupakan senior komunikasi angkatan 2002. Latar belakang kepanitiaan, yaitu Pekan Komunikasi UI, Reuni Besar Komunikasi UI, Kampanye Penanaman Pohon Jati, dan Kampanye Melek Media 2005. Latar belakang organisasi meliputi HMIK sebagai koordinator akademi dan ICON sebagai humas. Latar belakang pendidikan, mulai dari lulus dari SDK St. Caroline, SMP Labschool Rawamangun, SMA 77 Jakarta, dan alumni S1 Ilmu Komunikasi UI dengan prodi Kajian Media 2002. Nadia Flo juga pernah mengikuti Abang None DKI Jakarta 2007 sebagai None Jakarta Pusat dan Wakil 2 DKI Jakarta. Pengalaman kerja tahun 2005 sampai 2006 sebelum lulus kuliah, bekerja di Metro TV sebagai staf produksi, menjadi presenter program Metro Kampus, tahun 2007 di Trans7 sebagai presenter program Wanita Dalam Berita, pindah ke Astro untuk program UNIX (Universitas di Expresi) dan sekarang resign karena akan melangsungkan pernikahan pada bulan Januari 2009.

Dia menceritakan bahwa dulu saat prasar (baca:community) di dalam buku tanda tangan dia menyebutkan cita-citanya adalah ingin memiliki Production House. Tahun 2002, Komunikasi Massa meliputi kajian media dan jurnalistik. Nadia Flo memilih kajian media. Dulu sebenarnya dia mengira bahwa jurusan komunikasi ada jurusan film ternyata bila kita ingin menjadi sutradara harus memilih kuliah sinematografi di IKJ Jakarta.

Mengenang kembali masa prasar Nadia Flo, dia mengutarakan perasaan saat mengikuti prasar dari awal sampai akhir. Pengalaman yang tidak terlupakan baginya adalah mengikuti prasar selama enam bulan di Komunikasi FISIP UI. Baginya dengan mengikuti prasar (baca:community) banyak sekali manfaat yang kita dapat dan sangat berguna untuk di kemudian hari. Selain itu kita dapat mengenal angkatan lebih dekat dan senior angkatan atas.

25102008826

Mengapa Nadia Flo memilih jurusan Komunikasi? Pada awalnya dia termasuk cewek yang pendiam, pemalu, tidak berani berekpresi, dan berpendapat sehingga merasa left behind dari semuanya. Walaupun pada saat itu dia mempunyai jawaban ataupun ide-ide cemerlang yang dapat dikemukakan, tapi karena rasa malu itu dia mengurungkan niatnya. Saat itulah dia berpikir untuk memilih jurusan komunikasi. Dia berpikir kalau jurusan ini akan mengajarkan cara kita berkomunikasi dengan baik.

Pertama kali masuk komunikasi, dia sangat terkejut karena ada prasar, di mana saat itu dia termasuk cewek pendiam dan takut berargumen, sehingga terbersit pikiran kalau prasar tidak ada gunanya dan membuat tugas terabaikan, karena pada semester pertama banyak sekali pengantar ilmu-ilmu dan membutuhkan hafalan yang tidak sedikit. Tetapi setelah mengikuti prasar berikutnya dia mendapatkan manfaatnya. Di sana kita diajarkan bidang-bidang yang akan kita gelutin nantinya, cara mengemukakan argumen yang logis, dan think fast and creative thinking.

Setelah prasar, Nadia Flo langsung ditarik sebagai panitia “Sedaun” dengan menyebarkan dan menanam seribu pohon dan diberitakan di media televisi dengan mengundang alumni UI seperti Christin Hakim. Program ini menanam pohon dengan lokasi di belakang Fakultas Teknik.

Setelah dia lulus prasar,dia mengambil program studi kajian media, karena kajian media masih baru dan ingin dia ingin menjadi seorang praktisi media seperti Effendy Gozali dengan pembawaan yang kocak dan tidak monoton. Setelah belajar banyak dalam kajian media, terkadang Nadia Flo merasa bosan saat menonton televisi karena dia tahu mana tayangan yang bermutu dan tidak bermutu karena sikap kritis yang muncul dan ditanamkan dalam prodi kajian media, sampai-sampai dia jarang menonton televisi.

Ketika Nadia Flo menjadi koordinator akademik di HMIK, dia membuat acara Kampanye Melek Media yang bekerja ama dengan KPI, Kidia, dan YPMA. Mengapa dia membuat acara seperti itu? Karena dia kesal dengan tontonan di televisi yang monoton yang hanya menyuguhkan kekerasan, seks, kriminalitas, dan takayul.Apalagi saat dia melihat tayangan “ Akibat Pergaulan Bebas” yang di mana setiap adegan disuguhkan secara vulgar. Lalu dia bersama teman-teman yang lain survei dan mengunjungi lima SMA di seluruh Jakarta. Di setiap sekolah, dia mempertontonkan video klip Hello Motion ke semua siswa SMA. Dia juga berkesempatan untuk mencoba casting di sebuah Poduction House, karena dia ingin merasakan dan menjalani seperti orang-orang dibalik layar sinetron. Dia membintangi sinetron Hidayah, Intan, dan lain-lainnya. Ternyata saat dia membintangi Hidayah sebagai pemeran antagonis, disinilah jawabannya kenapa sinetron Indonesia kurang layak ditonton. Saat dia memerankan agedan marah-marah dan mengimprovisasi gerakan dengan mendorong tubuh lawan mainnya, dia harus total dan menghayati. Sutradara akan senang jika adegan itu benar-benar nyata. Padahal tidak selamanya sinetron harus melebihkan sesuatunya apalagi tindakan yang dianggap tidak berprikemanusiaan. Selain itu dalam film maupun sinetron di Indonesia banyak yang bertentangan dan hanya sekedar hiburan tanpa mempertunjukan hal-hal bersifat edukatif. Di sini perlu digali produktivitas pemain maupun orang yang bekerja dibalik layar dengan berpegang teguh pada aturan maupun UU yang berlaku.

Untuk lebih mengoptimalkan potensi diri, kita harus tau letak bakat dan minat kita, jangan terpacu pada teman atau orang lain dalam mengambil jurusan atau jalan hidup. Selain itu dengan mengikuti kegiatan prasar (baca:community) ini kita dapat menambah networking dengan angkatan atas jika suatu hari nanti kita ingin bekerja dan sebagai media pembelajaran etika kita diharapkan dengan dunia kerja yang membutuhkan kreativitas, kinerja yang cepat, dan persaingan yang ketat.***

Author:

I enjoy writing, capturing pictures, learning new things and online media. I am a person who always want to increase my knowledge by continue learning, being creative and thinking out of the box, a hard-worker, responsible, full of spirit, cheerful, discipline and committed. Specialties Writing, Blogging, Photography, Online Journalits, Creative Concept, Research, Social Media Planning and Contents, Entrepreunership, Web editorial, Web Content

22 thoughts on “NADIO FLO: Seorang Praktisi Media yang Terjun ke Dunia Sinetron

  1. Mahasiswa itu idealis!!
    Tapi setelah lu2s, idealisme hilang tanpa disadari..
    Butuh komitmen dan konsisten, untuk mendapatkan hasil (kinerja) yg memuaskan.
    Salam dr IPB…

  2. terima kasih sudahm mampir ke blog saiia..

    *) hanggadamai –> salam kenal^^,, owh..dari IPB, banyak teman saiia yang di sana.. iyah, itu juga kembali lagi tergantung pada individu masing-masing, karena yang dapat melihat potensi yang sesuai adalah diri kita dan pendapat dari orang lain hanya sebagian kecil.. karena sesuatu yang dilandasi niat dan rasa suka pasti sesuatu akan terlihat menyenangkan^^

    *) pertanyaan –> kak Nadio Flo bukan tokoh utamanya, dia pernah main salah satunya di sinetron Hidayah, selain itu juga membintangi iklan, salah satunya bodrex, yang sering di putar di layar televisi, dia sebagai pembaca berita (ceritanya gitu..^^), sayangnya waktu mereka (Nadia Flo dan Dennish) merried, saiia nggak bisa dateng.hiks.. >.<

  3. haluu hendro..salam kenal^^ makasih udah mampir ke blog ku^^

    yuukkk mari sama” jadi orang yang perpikiran keren untuk ke depannya^^hohoho…

  4. kagum deh sama model cwek yg multi talent!! ^_^ walaupun awalnya nadia flo itu pemalu..tp dia bisa buktikan bahwa dia bisa berhasil menahlukan kendala itu…

  5. nice post, Beta..^^
    mudah2an ini bisa jadi inspirasi banyak orang..^^
    inget, kaum muda itu agent of change.. 🙂
    SEMANGAT!! kita BISA bikin perubahan buat negeri ini biar lebih baik..:)

    ~agak bingung, ni komen kyknya agak ga gitu nyambung.. *pusing mode on*

  6. “Padahal tidak selamanya sinetron harus melebihkan sesuatunya apalagi tindakan yang dianggap tidak berprikemanusiaan”

    pan cuma sinetron beta 😀 akting akting.

  7. wah setuju bgt tuh, padahal sinetron jg byk yg membodohi orang2, cmn pengen ngTop kale yah..

    oh iya maap ya klo aq panggil mba.. 🙂
    link betania udah saya add di sahabat…
    thx^_^

  8. nice and quite inspiring,
    let us find our own potential!!!!

    and also it’s true that now days…….
    sorry to say but our beloved country Indonesia has lost creativity,
    want some prove?
    just look at google
    keyword: ” daftar contekan sinetron Indonesia ”
    and you’ll get:
    Results 1 – 10 of about 10,100 for daftar contekan sinetron Indonesia. (0.29 seconds)

    (+_+)’

  9. hm…

    tulisan lo kaya buat tugas MPKT, bet
    kurang greget.
    padahal kalo blog menurut gue lo bebas buat nulis “bergila-gila”

    *gw kok kaya baca teks wawancara di majalah-majalah gitu, formal teuing!*

    btw,
    good job!
    gw lihat lo punya semangat menbuncah-buncah dalam ketik-mengetik!!!

    smangat!!!!!!!!

  10. Gw mengutip sebuah pernyataan yang menurut gw pas banget buat artikel ini. “Dukungan itu datangnya bukan dari langit, tapi dari dalam hati.. dekat sekali”

    Nah, dari sana gw nangkep kalo sebenernya dukungan terbesar seseorang untuk bisa maju itu justru dateng dari niatan dalam dirinya sendiri. Niatan yang kuat dan begitu dekat..

    Jadi dengan membaca artikel ini, gw harap makin banyak generasi muda yang mulai menaydari kontribusi dalam dirinya untuk kemudian dikembangkan dengan niatan yang mantab demi kemajuan bangsa ini!!
    (ehehehe… sok nasionalis nih gw.. ^^)

    Goo Job, Beta! Keep writing, yah…

  11. Hai, bet.

    sekarang sudah aku penuhi janjiku untuk ngasih komen di blog mu.

    tapi di blogkku belom ada komen sama sekali nih.
    hiks…
    gantian dong, kayaknya kamu tinggal masuk ke blog ku
    aja deh, mariamavi.blogspot.com

    gak usah dari wordpress kan cuma pake email aja.

    okeh2

    eh, dia pernah main film apa
    kayaknya sering liat

    BTW, kenapa lo mengangkat si flo sebagai bahan tulisan??.

  12. waww…..ulasan profilnya top dah…hehehehe…..2002 ?? hmm….tua amat ya..hihihihihi….
    “Untuk lebih mengoptimalkan potensi diri, kita harus tau letak bakat dan minat kita, jangan terpacu pada teman atau orang lain dalam mengambil jurusan atau jalan hidup. Selain itu dengan mengikuti kegiatan prasar (baca:community) ini kita dapat menambah networking dengan angkatan atas jika suatu hari nanti kita ingin bekerja dan sebagai media pembelajaran etika kita diharapkan dengan dunia kerja yang membutuhkan kreativitas, kinerja yang cepat, dan persaingan yang ketat.*** ”
    aku suka nih ama pernyataan di atas…setuju buanget sebanget – baangetnya…:D
    emang ya….latar belakang kampus emang pengaruh banget sama anak didiknya sendiri..hehehehe. UI : UPN ??? hihihihi…duh, kok malah ngebandingin sih…:p
    yang penting…hidup NOLAPAANNNNNNN!!!! 😀

  13. Teruskan berkarya
    Sebaiknya konsentrasi pada satu disiplin sebagai ciri khas. Tapi bukan berarti yang bervariasi/ campuran itu tidak penting.

  14. loe nak komunikasi iaaaaaaaaaahhhhhhhhh we are family……cuyyyyyyy u re mysister
    hehehehehehehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s