Posted in My Achievement

Masuk Koran!!!

RADAR MADIUN
Rabu, 11 Feb 2009

Minggu, 20 Apr 2008
Diterima di UI, Masih “Ndredeg” Hadapi Unas

Sekolah di Kota Madiun Gelar Doa Bersama
MADIUN – Ujian nasional (unas) SMA sederajat memang masih dua hari lagi. Namun, ada sejumlah siswa yang sudah mengantongi tiket masuk perguruan tinggi negeri (PTN) elite. Ini seperti didapat dua siswi SMAN 2 Kota Madiun, Betania Gian Rusmayasari dan Nur Fitria Ayuning Budi.

Beta diterima di Universitas Indonesia (UI) di jurusan komunikasi. Sedangkan Fitria diterima di jurusan system informasi pada universitas yang sama. Kedua siswi ini diterima melalui jalur penelusuran minat dan bakat (PMDK).

“Seneng sih diterima di UI. Kalau temen lain masih harus mikir mau meneruskan dan kuliah dimana, saya sudah diterima di UI. Tapi, sekarang harus menghadapi Unas dulu. Karena salah satu syarat masuknya harus membawa ijazah,” kata Beta tanpa bermaksud tinggi hati.

Beta dan Fitri yang ditemui usai istighotsah menjelang Unas di SMA 2 mengatakan, perasaannya lega. Namun, di sisi lain, juga berdebar-debar menghadapi Unas SMA sederajat yang akan digelar pada 22-24 April 2008 besok lusa.

“Jujur Mas. Walaupun optimitis lulus, saya ndredeg juga menghadapi Unas. Apalagi sekarang jadi enam pelajaran dan batasan nilai naik. Saya harus kerja keras untuk bisa lulus,” terang Fitri, yang tinggal di Jl Tanjung Manis VII/8 ini.

Itu sebabnya, meski sudah mengantongi tiket masuk UI, baik Beta maupun Fitri tak mau leha-leha. Sisa waktu dua hari ini akan digunakan untuk persiapan Unas semaksimal mungkin. “Kalau belajar sih sudah tiap hari. Sekarang lebih ke persiapan mental saja,” ungkap Beta.

Persiapan itu di antaranya lebih banyak berdoa dan menjaga kesehatan. Selain tetap membuka buku soal-soal Unas yang didapatnya dari bimbingan belajar di sekolahan. “Main dikurangi. Sekarang lebih banyak di rumah. Kalau mau refreshing ya paling nonton televisi atau ke rumah teman terdekat. Biar tidak stress,” aku Fitri.

Yang paling penting, selama sisa waktu menjelang Unas ini, Beta maupun Fitri mengaku akan berusaha berbuat yang terbaik kepada semua orang. Baik itu menjaga perilaku maupun omongan.

“Dengan berbuat baik, biar kami didoakan yang baik-baik juga. Kesehatan juga dijaga karena sekarang musimnya lagi ndak bersahabat. Takutnya kalau kecapekan, pas Unas malah sakit,” aku mereka kompak.

Mereka bersyukur kedua orang tua, dan saudaranya paham dengan kondisinya. Beta dan Fitri mengaku terus dimotivasi dari orang-orang tercintanya sejak mempersiapkan diri menghadapi Unas. “Alhamdulillah, tiga kali try out, kami lulus,” terang Fitri yang dijawab anggukan kepala oleh Beta.

Mereka mengaku Unas kali ini memang harus dipersiapkan dengan matang. Terutama dengan bertambahnya mata pelajaran dan naiknya grade nilai ujian. “Coba bayangkan Mas, kalau dulu hanya tiga mata pelajaran sudah sulit. Sekarang jadi enam pelajaran ditambah batasan nilai naik?”

Kepala SMA 2 Kota Dimyati berharap anak didiknya benar-benar mempersiapkan diri dan menjaga kesehatan menjelang Unas ini. “Lulus tidaknya sekarang bergantung persiapan dan perjuangan anak-anak. Mata pelajaran bertambah dan nilainya naik. Kami sudah berusaha mempersiapkan anak-anak baik dari sisi materi maupun mental. Mudah-mudahan lulus semua,” kata Dimyati.

Wali Kota Kokok Raya juga menaruh harapan semua siswa di Kota Madiun baik tingkat SD, SMP dan SMA sederajat lulus 100 persen. “Dari laporan dinas, hasil try out memang belum 100 persen. Tapi saya mendoakan semua anak sekolah yang ikut Unas lulus dengan nilai bagus,” kata dia.

Suasana istighotsah sendiri berlangsung khidmat. Dipimpin oleh KH Dimyati, acara itu juga dihadiri oleh Kadin P dan K, Hermanu Hadi, Ketua Komite SMAN 2 Suparminto. “Perbanyaklah doa dan melakukan hal-hal yang baik agar segala kemudahan dibukakan oleh Allah Swt,” kata Dimyati.

Usai istighotsah, siswa meminta restu kepada para guru. Suasana haru mengiringi. Beberapa siswi tampak meneteskan air mata tatkala bersalaman dan mencium tangan gurunya. Mata mereka memerah dan terlihat emosional sekali lantaran hari Selasa nanti akan menjalani Unas.

Doa bersama juga dilakukan di berbagai sekolah di Kota Madiun, kemarin. Misalnya, di SMK Negeri 3, SMA Negeri 2 dan SMA Taman Bakti. “Ini langkah menghidupkan otak kanan. Untuk menyiapkan mental siswa,” kata Kepala SMK Negeri 3 Kota S. Tavip Rijanto.

Doa bersama diikuti seluruh siswa, tak hanya diikuti oleh kelas XII yang akan mengikuti Unas Selasa mendatang. Tavip Rijanto menambahkan, menjelang ujian, secara mental siswa harus disiapkan. Dia tidak menampik, bahwa menjelang pelaksanaan Unas, siswa terbebani. “Tak dipungkiri, siswa ada yang terbebani dengan nilai yang harus dikejar untuk lulus,” katanya.

Hal senada dilontarkan Kepala SMA Negeri 1 Kota Bashori. Menurutnya, kegiatan doa bersama juga dilakukan di sekolahnya meski waktunya sudah pada Kamis malam lalu. Siswa secara khusus juga meminta doa restu kepada seluruh gurunya. Untuk meringankan beban menghadapi ujian, Bashori mengaku saat memberikan pengarahan, dirinya memutar video lucu. “Saya menampilkan adegan lucu, siswa tertawa, ya cukup fresh lah jadinya. Tetapi, diceritakan juga, bahwa ada motivasi, cerita atau hikmah di balik itu,” paparnya.

Sedangkan di Ponorogo, ratusan siswa tingkat SMA/MA/SMK se-kabupaten kemarin pagi (19/4) berbondong-bodong pergi ke Masjid Agung setempat. Dengan membawa perlengkapan sholat, mereka memanjatkan doa bersama menjelang pelaksanaan Unas. Diharapkan, agar hasil benar-benar memuaskan, para siswa tidak hanya membekali dengan belajar namun juga doa kepada Allah SWT.

Seperti diungkapkan Imam, siswa SMA yang datang bersama empat temannya mengatakan persiapan Unas melalui doa menjadi salah satu spirit tersendiri. “Setidaknya, melalui pencerahan doa dan salat berjamaah semoga saat mengerjakan soal-soal Unas nanti bisa berjalan lancar,” katanya sebelum acara dimulai.

Ketua Panitia Doa Bersama, Sutrisno, mengatakan kegiatan ini diharapkan bisa menambah semangat siswa yang akan menghadapi Unas. “Karena Unas ini akan melihat sejauh kemampuan anak-anak di bidang akademik, tentunya doa yang dipanjatkan bisa terkabul dalam menggapai cita-citanya,” jelasnya. (rif/irw/tya)

Author:

I enjoy writing, capturing pictures, learning new things and online media. I am a person who always want to increase my knowledge by continue learning, being creative and thinking out of the box, a hard-worker, responsible, full of spirit, cheerful, discipline and committed. Specialties Writing, Blogging, Photography, Online Journalits, Creative Concept, Research, Social Media Planning and Contents, Entrepreunership, Web editorial, Web Content

3 thoughts on “Masuk Koran!!!

  1. alhamdulilah…rezeki yg diberikan Allah sungguh tiada tara, ken..
    makaciih iah udah mampir ke blog w…
    iyah wajib down to earth deh…kan fisip gitu lho..selain down to eart juga go green..hehehehe…
    semangat iah menggapai cita”…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s